Sabtu, 02 September 2017

Tempat Wisata Di Payakumbuh Sumatera Barat

Tempat Wisata Di Payakumbuh Sumatera Barat - Jembatan Kelok 9
Jembatan Kelok 9 sudah pasti menjadi tempat wisata di Payakumbuh yang banyak dikunjungi wisatawan. Terlebih jembatan megah yang satu ini memang merupakan jalur transportasi yang penting di Sumatera Barat.
payakumbuh
Payakumbuh

Lembah Harau

Lembah Harau dikenal sebagai salah satu ikon wisata Sumatera Barat. Keberadaan Lembah Harau pun semakin membuktikan kekayaan alami yang indah kota Payakumbuh.

Batang Tabik

Batang Tabik dikenal sebagai tempat pemandian yang sangat terkenal di Payakumbuh. Di sini, para traveler bisa berenang dengan ikan serta airnya juga segar karena pemandian ini menggunakan air yang langsung dari mata air.

Danau Aia Sonsang

Danau Aia Sonsang yang terletak di Nagari Taeh Bukik, Payakumbuh ini merupakan salah satu tempat wisata yang unik. Danau merupakan sungai kecil yang dibendung oleh warga sekitar, fungsinya dipakai untuk sarana irigasi. Alhasil, danau ini pun mempunyai kesan seolah melawan arus.
Rumah Gadang di Sungai Beringin
Rumah Gadang Sungai Beringin merupakan sebuah rumah khas masyarakat Payakumbuh, Orang sekitar pasti tahu tentang rumah ini, romah ini merupakan salah satu bukti kemegahan rumah adat yang di miliki masyarakat minang sejak jaman dahulu. Rumah gadang ini diresmikan keberadaannya oleh Menteri Pariwisata yang saat itu di pimpin oleh bapak Joop Ave pada tanggal 9 Januari 1994.

Bangunan ini dipersembahkan untuk Bundo Kanduang dan Anak Cucu masayarakat Minangkabau, yang hingga kini rumah gadang ini diperuntukkan sebagai objek wisata untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya minangkabau kepada masayarakat luar. Rumah gadang sungai beringin saat ini di kelola oleh PT.Pusako Rumah Gadang yang sangat terawat sangat baik.

Kapalo Banda Taram

Kapalo Banda Taram-merupakan salah satu objek wisata alam dengan pemandangan yang indah dengan banyak pohon yang hijau serta segarnya air yang ada di objek wisata ini. Pemandangan yang sangat hijau serta sejuk ini dipadu dengan bentangan sawah yang luas serta lokasinya yang tak jauh dari hutan, menjadikan suasana di sekitar Kapalo Banda Taram terasa sangat nyaman dan menyegarkan serta membuat pengunjung betah untuk bersantai berlama-lama disini.

Kapalo banda taram sendiri, dulunya hanya merupakan saluran irigasi, tetapi kini setelah adanya sedikit pembangunan, akhirnya menjadi objek wisata yang mampu menyedot wisatawan dengan tampilan panorama alam yang menakjubkan. fasilitas penunjang lainnya memang belum bisa di temukan di lokasi objek wisata ini.
Ingin merasakan suasana alam di New Zealand, tapi budget belum kesampaian? Tak perlu sedih, untuk mengobati kecewa hati Anda, pergi dan rancanglah sebuah perjalanan ke Payakumbuh Wisata Alam ala New Zealand. Disini Anda akan dibuat terkagum-kagum dan tidak menyangka bahwa tempat seindah ini hanya berjarak selemparan batu dari provinsi Riau.

Saya yang berdomisili di Pekanbaru, tentu saja selalu melewati kota Payakumbuh ini setiap pulang kampung ke Bukittinggi, namun jujur saja, saya sangat jarang mengeksplor daerah Payakumbuh ini. Padahal dulu bahkan sempat dua tahun bekerja di kota ini.

Payakumbuh berjarak sekitar 120 KM dari kota Pekanbaru. Artinya, hanya sekitar empat sampai lima jam perjalanan darat, kita sudah sampai di negeri indah ini. Sebetulnya sepanjang perjalanan kita akan disuguhi pemandangan luar biasa indah, namun itu masih belum seberapa sampai kita masuk ke daerah kelok-9 ini. Jembatan yang dibangun sekitar 10 tahun ini bagai seekor naga raksasa yang meliuk-liuk diantara bukit dan tebing. Anda bisa berhenti di pinggiran jembatan ini dan mengambil foto-foto indah, karena memang disediakan pinggiran jalan yang sangat luas untuk berhenti dan mengabadikan pemandangan Alam ini
Lanjut perjalanan sekitar tiga puluh menit, maka kita sudah memasuki daerah Lembah Harau. Sebuah hamparan lokasi wisata yang masih alami diantara bukit-bukit batu. Sulit digambarkan dengan kata-kata keindahannya.
Di sekitar Lembah harau ini ada beberapa spot wisata untuk keluarga. Diantaranya tempat untuk bersampan di sungai buatan ini. Jangan khawatir, sungainya sama sekali tidak dalam koq. Untuk menaiki sampan ini, cukup hanya membayar lima belas ribu rupiah saja untuk satu putaran mengelilingi sungai buatan ini.
Tidak perlu menjadi atlit dayung untuk mahir mengemudikannya. Tinggal menggerak-gerakkan dayungnya beberapa kali, nanti Anda pasti akan terbiasa dan dengan segera akan merasakan ketagihan mendayung sampan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar