Sabtu, 02 September 2017

Wisata Bengkulu Nan Eksotis

rumah pengasingan bung karno
rumah pengasingan bung karno
Wisata Bengkulu Nan Eksotis - Bengkulu yang lebih dikenal sebagai Bumi Rafflesia memiliki potensi wisata yang luar biasa mempesona, bahkan kamu bakalan butuh waktu lebih dari seminggu untuk mengeksplorasi Bengkulu dan sekitarnya.

Tapi ada 15 destinasi pilihan dari sekian banyak destinasi yang bisa kamu telusuri saat berkunjung ke Bengkulu. Semoga bisa membantu, guys!

Bengkulu punya pantai terpanjang se-Sumatera

Pantai Panjang merupakan lokasi pertama yang wajib didatangi wisatawan di kota Bengkulu, pantai ini memiliki garis pantai yang mencapai 7 km dan lebar sekitar 500 m. Pantai Panjang juga merupakan lokasi favorit masyarakat di Bengkulu, karena di sana terdapat sport centre untuk melakukan kegiatan olahraga seperti jogging dan bersepeda.

Jika ingin piknik bersama keluarga dapat menggelar tikar dan berteduh di antara pepohonan pinus yang membentang sepanjang jalur pantai. Selain itu juga banyak fasilitas seperti restoran, cafe, penginapan dan pusat perbelanjaan. Untuk mencapai lokasi ini, tersedia berbagai macam kendaraan umum seperti angkot.

Di pantai panjang kamu bisa menikmati pemandangan yang damai dan biru, karena seluas mata memandang hanya ada keindahan dari Samudra Hindia.
Selain itu yang selalu dinanti adalah tenggelamnya sang matahari, sebab senja di Pantai Panjang Bengkulu terlalu asik untuk diabaikan dan dijamin merupakan senja dengan gulungan awal yang paling mempesona, karena menurut BMKG langit Bengkulu adalah kawasan penghasil awan terbaik se-DUNIA!

Selamat datang di Bumi Rafflesia

Rafflesia Arnoldi adalah salah satu jenis tanaman langka yang tumbuh di kawasan Sumatera bagian selatan, terutama di Provinsi Bengkulu. Tanaman ini pertama kali ditemukan di Bengkulu pada tahun 1818 oleh seorang letnan dari Inggris yang saat itu tengah menjabat sebagai Gubernur Bengkulu, Thomas Stamford Raffles dan Dr. Arnoldy, seorang ahli botani.

Bunga Rafflesia menjadi ikon kebanggaan masyarakat Bengkulu dan keunikannya adalah bentuknya yang hanya sebuah bunga raksasa tanpa akar batang maupun daun. Masa pertumbuhannya pun terbilang lama yaitu 9 bulan, namun ketika bunganya mekar hanya berlangsung seminggu, karena itulah hanya wisatawan yang cukup beruntung saja yang bisa melihat bunga ini mekar yaitu sekitar bulan Agustus – November.

Bagi wisatawan yang datang melalui Bandara Fatmawati maka perlu melakukan pencarian informasi terutama melalui instagram, karena mayoritas anak-anak muda di Bengkulu kerap mengunggah foto mekarnya bunga Rafflesia. Berikut lokasi yang kerap berubah-ubah seperti terkadang di Kepahyang, Seluma, maupun di Bengkulu Tengah. Namun tenang saja! Jarak dari Kota Bengkulu tak lebih dari 2 jam, hanya saja transportasi yang biasa digunakan adalah kendaraan pribadi ataupun menyewa.

Pendakian ke puncak Bukit Kaba dilingkupi suasana dinginnya

Jika kamu lebih suka dengan aktivitas wisata alam, kamu bisa mencoba untuk mengunjungi wisata alam satu ini.

Bukit kaba merupakan salah satu destinasi wisata utama bagi pendaki pemula yang ada di Provinsi Bengkulu, dengan ketinggian 1.952 mdpl perjalanan yang harus dilalui pun terbilang cukup mudah dan kamu akan disajikan dengan pemandangan berupa kebun buah dan sayuran milik penduduk desa yang masih cukup alami.

Di puncak bukit, kamu nantinya akan melihat pemandangan hutan hujan dan Kota Curup, jika mau mendaki sedikit lagi ada tangga seribu yang harus ditempuh untuk melihat kawah aktif yang berada tepat di puncaknya.

Bukit kaba terletak di Kabupaten Rejang Lebong, sekitar 2 jam dari kota Bengkulu dan transportasi yang tersedia ada sewaan seperti travel dan untuk bisa berada di lokasi titik awal pendakian ada juga jasa-jasa pengangkutan di sekitar kawasan Bukit Kaba.

Pengelola tempat ini juga terbilang ramah dan pengunjung biasanya dibebaskan untuk memilih menggunakan jasa mereka ataupun tidak, termasuk disediakannya fasilitas penitipan barang dan kendaraan pribadi sehingga keamananan pengunjung menjadi terjamin.

Benteng Marlborought, bukti sejarah penjajahan Inggris di Bengkulu

Benteng Malborought (Fort Marlborough) merupakan benteng peninggalan Inggris yang didirikan pada tahun 1713 diatas bukit buatan dengan menghadap ke arah kota Bengkulu dan memunggungi Samudra Hindia. Ada banyak benda sejarah didalam benteng yang terbilang luas dan asri ini, ada meriam, foto dan berkas peninggalan, juga pengunjung dapat merasakan suasana didalam penjara yang sempit dan pengap didalamnya.

Benteng ini terletak di pusat kota Bengkulu, di daerah yang disebut Kampung Cina. Lokasinya dekat dengan beberapa lokasi yang terkenal seperti rumah dinas Gubernur, pertokoan dan wisata kuliner di sepanjang tempat wisata Pantai Tapak Paderi yang terletak persis di belakangnya,

Puncak-nya Bengkulu

Suasana sejuk dan dingin menyelimuti begitu sampai di kawasan kebun Teh Kabawetan yang terletak di ketinggian 1000m di atas permukaan laut, dengan panorama alam hijau terhampar, perkebunan seluas 10.000 Ha ini menjadi tempat favorit masyarakat Bengkulu untuk melepas kepenatan seperti pada akhir pekan dan liburan keluarga.

Selain memanjakan mata dengan melihat pemandangan yang menyejukkan, sebelum mencapai kebun teh ini biasanya disepanjang jalan ada kuliner lokal dan tak jauh juga dari lokasi pemandian untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Untuk mencapai kebun teh yang terletak di Kabupaten Kepahiang ini, wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun sewaan. Dan lokasinya pun sangat mudah dijangkau karena berada di pusat kota kabupaten.

Kisah cinta Sang Proklamator bersemi di Bengkulu

Terletak di Kota Bengkulu, rumah sederhana berdinding kayu itu pernah ditempati sang proklamator bangsa Indonesia, Soekarno, mulai tahun 1938 sampai 1942. Bung Karno menjejakkan kaki di Bengkulu pada 14 Februari 1938 karena diasingkan pemerintah kolonial Belanda, dalam pengasingan itu kemudian Bung Karno bertemu dengan Fatmawati yang kemudian disuntingya menjadi istri.

Saat ini rumah pengasingan Bung Karno masih terawat dan tetap seperti asli untuk menjaga kelestarian nilai historisnya. Adapun benda seperti koleksi buku-buku, foto-foto, ranjang, lemari, pakaian hingga sepeda onthel tersimpan rapi sebagai objek wisata sejarah Bengkulu.

Sungai namanya tapi pantai bentuknya

Sungai suci terletak di Kabupaten Bengkulu Tengah, tapi walaupun begitu jaraknya hanya sekitar 25 km dari Bandara Fatmawati. Dan keunikan dari pantai ini selain namanya yang Sungai Suci, namun di pantai ini kamu bisa menikmati keindahan ombak yang memecah karang di antara tebing bebatuan.

Di pantai ini kamu juga bisa menikmati pemandangan pulau kecil dengan cara menyeberang jembatan gantung untuk kemudian piknik di bawah pepohonan pinus diselingi hembusan semilir angin pantai yang menenangkan hati.

Pantai Tapak Paderi

Objek wisata di Bengkulu ini dulunya merupakan pusat pelabuhan laut bagi Pemerintahan Inggris pada zaman kolonialisme. Namun saat ini Pantai Tapak Paderi menjadi salah satu tempat wisata di Bengkulu yang tak mungkin dilewatkan. Pantai ini masih dalam deretan Pantai Panjang di Bengkulu. Anda bisa menyaksikan keindahan laut Bengkulu dan menikmati sunset di tempat ini.
Danau Dendam Tak Sudah
Danau yang terletak di Kota Curup Bengkulu utara ini dikelilingi oleh bukit-bukit hijau. Danau dendam tak sudah ditetapkan sebagai kawasan cagar alam yang menyimpan banyak potensi ekologi dan keseimbangan ekosistem. Danau ini adalah salah satu tempat wisata di Bengkulu yang memiliki pemandangan yang indah dan banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar