Jumat, 01 September 2017

Wisata Desa Okura Pekanbaru

Wisata Desa Okura Pekanbaru - Riau merupakan sebuah provinsi yang terletak di bagian tengah Pulau Sumatera atau bagian tengah pantai timur Sumatera yaitu di sepanjang pesisir Selat Malaka. Pekanbaru yang sangat dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa itu merupakan ibu kota dari Provinsi Riau. Mayoritas penduduk di Pekanbaru bekerja sebagai pedagang dan penyedia jasa, dan membuatnya menjadi kota bisnis. Dengan melesatnya perekonomian yang ada di Pekanbaru, hal ini mendorong tingginya jumlah penduduk ataupun migrasi.
desa okura
desa okura

Desa okura

Selain menjadi kota bisnis, Riau juga memiliki keindahan alam yang menakjubkan yang layak untuk Anda kunjungi dan coba. Didukung pula oleh Bandara Internasional yaitu Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II dan terminal bus antar kota dan antar provinsi yaitu Bandar Raya Payung Sekaki serta dua pelabuhan di Sungai Siak, yaitu Pelita Pantai dan Sungai Duku yang menjadikan kota ini semakin mudah untuk dikunjungi, baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Banyak tempat wisata menarik yang ada di Riau, seperti wisata alam, wisata sejarah, wisata seni dan budaya, wisata kuliner serta wisata belanja.
Salah satu tempat yang wajib Anda kunjungi adalah Desa Wisata Okura. Sekilas nama desa wisata ini terdengar seperti suatu daerah yang ada di Jepang, tapi sebenarnya desa ini terletak di Desa Okura, Kecamatan Rumbai, Riau. Untuk menuju ke desa ini, Anda hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit melalui jalan darat dengan menggunakan kendaraan roda dua atapun kendaraan roda empat. Lokasi juga dapat Anda akses melalui jalur sungai, yakni melalui Pelabuhan Sungai Duku dengan jarak tempuh sekitar 1 jam.
Di desa inilah, ratusan tokoh budaya ASEAN  yang tergabung dalam Dunia Melayu Dunia (DMDI), berkumpul. Tepatnya Oktober 2014 silam. Mereka membahas berbagai persoalan budaya dan menggelar berbagai pementasan seni tradisinoal serumpun. Sebagai desa asli, berbagai kebudayaan dan tradisi nenek moyang masih terjaga rapi. Masih ada pengobatan tradisional. Masih bisa dilihat pangkah memangkah gasing. Masih bisa didengar Bahasa Melayu totok suku asli dan lain sebagainya. Perkembangan zaman, tidak menutup tradisi lain masuk, salah satunya Silat Pangean yang juga bisa disaksikan pengunjung ketika datang ke sana.
Objek daya tarik Desa Wisata Okura ini baru dibuka pada tahun 2014 silam. Sekilas desa ini memang tidak tampak seperti tempat wisata. Tapi di desa ini ternyata menyimpan kebudayaan tradisional yang unik, keindahan alam, makanan khas dan aktivitas masyarakat yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung. Di desa ini, wisatawan dapat bersampan menyusuri sungai, melihat kebudayaan tradisional, bersepeda diantar rimbunan pohon sagu dan berkuda di padang pasir hingga mencoba kegiatan memanah yang mengasyikkan dan dapat memacu adrenalin Anda.
Selain kegiatan seperti di atas, di desa ini juga ada permainan modern seperti airsoft gun, berenang, downhill, paintball dan motorcross yang tentunya menarik bagi Anda yang suka tantangan. Anda juga bisa melakukan kegiatan berkemah bersama keluarga dan teman-teman di desa ini. Kegiatan menunggang kuda Anda akan terasa menyenangkan dan aman, karena di Desa Wisata Okura ini ada ahli yang akan membimbing Anda. Jadi Anda tidak pelu khawatir, teknis-teknis berkuda dengan baik akan diajarkan oleh instruktur dengan jelas. Baik orang dewasa dan anak-anak, semua bisa menunggang kuda sesuai dengan durasi yang dipilih.
idak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menikmati liburan di Desa Wisata Okura ini. Bahkan Anda tidak perlu mengerluarkan biaya alias gratis jika hanya ingin melihat dan menikmati suasana lingkungan di Desa Okura ini. Wah, sungguh menarik bukan berlibur di tempat wisata yang masih menyatu dengan alam dengan biaya gratis. Desa Okura merupakan bagian budaya Indonesia yang saat ini tengah dikembangkan.
Dipilihnya kelurahan Okura sebagai tempat wisata tidak terlepas dari lokasi kelurahan ini yang berada di pinggir kota Pekanbaru namun berbatasan dengan beberapa Kabupaten di Riau.
Kawasan Okura memang terkenal dengan kawasan pertanian. Hal ini pulalah yang menjadi daya tarik tersendiri dari kawasan ini.

Saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru tengah fokus untuk melakukan penataan mulai dari jembatan, jalan masuk serta areal perkampungan.

Jembatan memang memiliki fungsi utama di kawasan ini, karena dapat menghubungkan kota Pekanbaru dengan Kabupaten Siak ataupun Kabupaten Pelalawan.

Desa Wisata Okura akan dipersiapkan sebaik mungkin menjadi wisata alam sehingga kawasan ini nantinya menjadi kawasan hijau.
Setidaknya hal ini dapat menepis anggapan Pekanbaru yang minim wisata alam. Namun meskipun Pekanbaru tidak memiliki gunung, laut ataupun pantai dengan adanya kawasan Desa Okura ini setidaknya bisa menjawab minimnya tempat wisata khususnya wisata alam di Kota Bertuah.
Dengan adanya desa wisata Okura ini nantinya, warga kota Pekanbaru tidak perlu lagi berduyun-duyun ke luar kota ketika musim liburan tiba.
Warga kota Bertuah juga dapat mengembangkan perekonmian di daerah sendiri dengan mengembangkan potensi wisata yang ada di daerah ini.
Nantinya, pertanian di wilayah ini akan ditata dengan baik sehingga masyarakat kota Pekanbaru tidak perlu lagi jauh-jauh ke Bandung untuk mencari agro wisata.
Cukup di kota Bertuah, pengunjung dapat berwisata dan memetik sendiri hasil pertanian yang ada di wilayah ini.
Pengembangan yang baik dari tepat wisata Desa Okura ini nantinya diharapkan dapat menambah kas daerah karena jika pengembangan kawasan wisata ini berhasil, diharapkan masyarakat dari daerah lain juga akan menjadikan Okura sebagai destinasi wisata baru di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar