Sabtu, 02 September 2017

Wisata Sumatera Selatan

ampera
ampera
Wisata Sumatera Selatan - Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi yang ada di Indonesia yang terletak di bagian selatan Pulau Sumatera. Provinsi yang beribukotakan Palembang ini. Secara geografis memiliki letak yang berbatasan dengan beberapa provinsi lain seperti Jambi di sebelah utara, propinsi Lampung di sebelah selatan, provinsi Kep. Bangka Belitung pada sebelah timur, dan Propinsi Bengkulu di sebelah barat.

Sumatera Selatan juga mempunyai beberapa tempat wisata yang unggulan dan termasuk beberapa wisata favorit di Indonesia. Wisatawan lokal ataupun asing yang selalu memadati kota Palembang padas setiap tahunnya sekedar ingin menikmati tempat-tempat wisata ini. Berikut adalah daftar tempat wisata Sumatera Selatan yang serng di kunjungi.

Jembatan Ampera

Sungai Musi yang merupakan salah satu sungai paling panjang di Indonesia. Kehidupan masyarakat sekitar tergambar di sungai Musi. Di atas sungai Musi membentang Jembatan Ampera yang begitu di kenal. Pada salah satu pinggiran sungai, terdapat Benteng Kuto Besak yakni salah satu tempat wisata sejarah. Apabila mnyusuri sungai Musi, terasa kurang jika tidak mampir ke Pulau Kemaro, yang merupakan delta sungai Musi. Pulau ini memiliki sejarah dan kisah yang legendaris.

Rumah Limas

Rumah Limas merupakan sebuah rumah tradisional khas Sumatera Selatan dengan segi arsitektur berbentuk panggung dan berbahan kayu, biasanya disebut juga rumah limas karena atapnya memiliki bentuk yang berupa limasan. Bangunannya bertingkat-tingkat dan memiliki filosofi budaya tersendiri pada setiap tingkatnya, masyarakat menyebut tingkat-tingkat ini sebagai bengkilas. Rumah Limas begitu luas dan seringkali di pakai untuk tempat hajatan atau acara adat. Luas rumah limas dari 400 sampai 1000 meter persegi. Bahan beberapa material lantai, dinding, serta pintu menggunakan bahan dari kayu tembesu.

Makam Ki Gede Ing Suro

Makam Ki Gede Ing Suro berlokasi di Kelurahan 1 ilir. Terdapat 8 buah bangunan berisi 38 kuburan dan diantaranya adalah kuburan Ki Gede Ing Suro yakni cikal bakal Raja-raja Palembang. Pada abad 16 menurut sejarah ada seorang bangsawan Jawa yang bernama Sido Ing Lautan datang di Palembang mengajak para pengikutnya. dan beliau digantikan oleh puteranya yaitu Ki Gede Ing Suro tahun 1552 dan mendirikan sebuah Kerajaan Palembang.

Hutan Wisata Punti Kayu

Hutan Wisata Punti Kayu terletak lebih kurang 7 km dari pusat kota dan ditetapkan sebagai hutan lindung sejak tahun 1998, dan dikelola oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan. Hutan Wisata dengan luas 50 ini juga terdapat sebuah area rekreasi keluarga serta menjadi tempat hunian monyet lokal. Tempat ini sangat cocok untuk Anda yang ingin menyegarkan pikiran pada akhir pekan. Di sini anak-anak juga bisa bermain menaiki gajah, melihat kebun binatang mini, mandi di kolam renang, atau sekedar duduk bersantai di antara pepohonan pinus. Yang lebih mengasyikkan, acapkali diadakan hiburan yang dimeriahkan oleh artis lokal maupun luar kota.

Masjid Agung Palembang

Masjid Agung Palembang terletak di Jalan K.H. Faqih Usman, mempunyai ukuran yang sangat luas hingga 5.520 meter persegi pada bangunan masjidnya saja, bentuknya sangat besar nan megah dan sering menjadi ikon sekaligus tempat wisata di Kota Palembang. Sama halnya dengan masjid agung di beberapa kota lain yang ada di Indonesia pada umumnya, Masjid ini dibangun pada pemerintahan Sultah Mahmud Badaruddin I dari tahun 1738 - 1748 dan mengalami 6 kali renovasi yang luas awalnya hanya 1.080 meter persegi menjadi 5,520 meter persegi. Arsitektur dari Masjid ini bergaya Cina pada kubahnya, bergaya Eropa pada elemen lainnya. Bahkan ada beberapa bahan yang diimpor langsung dari Eropa.

Pulau Kemaro

Pulau Kemaro adalah sebuah delta kecil di Sungai Musi yang jaraknya kurang lebih 6-7 km dari Jembatan Ampera. Keistimewaan pulau ini selalu kering walau dalam keadaan air pasang dan tetap tidak memiliki air. Sehingga pulau yang ramai di kunjungi wisatawan ini nampak seperti terapung di atas Sungai Musi. Ikon Pulau Kemaro ialah adanya Pagoda berlantai 9 yang menjulang tinggi di tengahnya.

Pagoda ini di bangun pada tahun 2006, selain itu terdapat bangunan klenteng bernama Hok Tjiang Rio / Kuan Im  dibangun sejak tahun 1962. Di depan klenteng tersebut terdapat makam Pangeran Tan Bun An dan Putri Fatimah yang berdampingan. Kisah cinta kedua insan itulah yang menjadi legenda terbentuknya Pulau Kemaro.

Air Terjun Bidadari

Air Terjun Bidadari atau Air Terjun Ayek Asam menurut warga setempat, yang bermuara ke Sungai Lematang ini berketinggian sekitar 30 meter dan lebar 10-15 meter. Air terjun ini  merupakan salah satu yang terunik, memiliki tujuh puncak dengan tiga kolam pemandian. Bagi pengunjung, warga sekitar menerapkan aturan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Lokasinya berada di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupatnen Lahat, Sumatera Selatan. Anda dapat menempuhnya dengan kendaraan bermotor selama 15 menit dari Kota Lahat jaraknya sekitar 16 km. Setelah sampai di Desa Karang Dalam, perjalanan berlanjut dengan cara berjalan kaki melewati kebun kopi, kemudian menembus hutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar